Tahap Penilaian Teknik dalam Tender

Posted by Taufick Max Sabtu, 15 Juni 2013 0 komentar
Share on :

Tahap Penilaian Teknik dalam Tender

 

Tahap Penilaian Teknik dalam Tender- Pada Evaluasi ini, panitia tender akan melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap dokumen teknis secara tertutup. Hal ini dilakukan untuk peserta tender yang dinyatakan lulus dalam evaluasi Dokumen administrasi.

Faktor-faktor yang dinilai pada evaluasi teknis ini harus sesuai dengan yang ditetapkan dalam dokumen tender. Dan panitia tender dilarang untuk menanmbah atau mengurangi faktor-faktor yang dinilai dan tatacara penilaian yang ditetapkan dalam dokumen tender.

Dalam penilaian teknis ini, Unsur penilaian atau bobot nilai berbeda-beda tergantung jenis tendernya.

1. Pendahuluan

Di dalam bagian ini menjelaskan mengenai penjelasan umum, maksud dan tujuan, sasaran, waktu pelaksanaan, ruang lingkup pekerjaan, tujuan penyusunan dan sistematika penyusunan usulan teknis untuk paket pekerjaan konsultan.

2. Pengalaman Perusahan

Pengalaman perusahan di sini bisa dalam bentuk company profil yang berisikan mengenai latar belakang perusahan, Struktur organisasi, tugas dan tanggungjawab, lingkup pelayanan jasa konsultan, fasilitas kantor dan peralatan, data pengalaman perusahan, dan kualifikasi tenaga ahli.

Sedangkan, untuk para kontraktor barang atau borongan atau jasa lainnya, Kontraktor dan konsultan bisa melampirkan :

a. Daftar pengalaman Pekerjaan ( Pekerjaan yang sesuai dengan tender) dn bukti Kontrak.

b. Daftar pekerjaan yang sedang dikerjakan beserta bukti kontrak.
Pengalaman perusahan erupakan salah satu kriteria penilaian dalam evaluasi teknis. Maka dari itu, Kontraktor dan konsultan harus memastikan adanya uraian pengalaman dalam melaksanakan pekerjaan yang sama dengan yang ditenderkan selama tujuh tahun terakhir, pengalaman manajerial. dan pekerjaan yang sedang dikerjakan.

3. Pemahaman dan tanggapan terhadap kerangka acuan kerja (KAK)

Pada bagian ini, panitia tender akan menilai para konsultan mengenai pemahaman dan tanggapan terhadap aspek-aspek yang ada di KAK, di antaranya meliputi saran-saran perbaikan ( Menambah atau mengurangi kegiatan tertentu, personel, atau peralatan)

4. Apresiasi Inovasi

Apresiasi inovasi ini adalah pemberian inovasi dan menjelaskan modifikasi dari peserta tender terhadap KAK yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultan.

5. Pendekatan dan Metodologi

Penilaian pada poin ini merupakan penilaian utama dari dokumen teknis, karena pada poin inilah, peserta tender harus bisa menyajikan detail dokumen teknis, termasuk gambar kerja, tabel, rumus, alat, diagram, dan lain-lainnya sesuai dengan usulan di dokumen tender.

sedangkan yang diperhatikan dalam aspek metodologi adalah mengenai langkah-langkah pemecahan masalah yang diusulkan untuk masalah yang akan terjadi dengan tetap mengacu pada dokumen tender, konsistenan antara metodologi dan rencana kerja, jadwal pelaksanaan pekerjaan dan apresiasi terhadap inovasi. Banyaknya halaman untuk bagian ini diusakana minimal 30 halaman.

6. Rencana kerj dan jadwal pelaksanaan pekerjaan

Pada bagian rencana kerja, para kontraktor dan konsulan harus menjelaskan langkah-langkah pelaksanaan pekerjaan yang diantaranya adalah alur proses pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk bagan, kapasitas, dan volume pekerjaan, serta jadwal pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk tabel.

Tujuan penyususnan rencana kerja adalah agar pelaksanaaan pekerjaan dapat dilakukan secara terkordinasi, sinergi, dan selesai tepat waktu sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan dalam dokumen penjelasan, dengan mutu pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

7. Tenaga ahli dan tanggungjawabnya.

Tenaga ahli yang dimiliki oleh para konraktor dan konsultan yang dilibatkan dalam tender, harus disebutkan nama-namanya, uraian tugas, tanggungjawabnya, dan kompetensi tenaga ahli.

Tenaga ahli pun merupakan salahsatu penilaian dalam evaluasi teknis. dalam hal ini, penilaian yang dilakukan meliputi tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kelebihan lainnya yang bisa dianggap sebagai tambahan nilai tetapi berpatokan kepada KAK.

TEnaga ahli untuk pekerjaan jasa kOnsultan, disarankan untuk memasukan surat pernyataan tenaga ahli

8. Jadwal penugasan tenaga ahli

Masing-masing tenaga ahli dan tim ditugaskan dalam kegiatan pelaksanaan tender yang dinyatakan dalam waktu pekerjaan.

9. Organisasi pelaksanaan pekerjaan

Kontraktor dan konsultan yang mengikuti tender harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan dan menunjuk tenaga ahli sebagai penanggungjawab dan tim pendukungnya. Laporan organisasi pelaksanaan pekerjaan bisa dilakukan dalam bentuk bagan.

10 Staf dan fasilitas pendukung.

Kontraktor dan konsultan menjelaskan staf pendukung, jumlah, dan uraian tugas. sedangkan pada fasilitas pendukung, kontraktor dan konsultan menjelaskan pendukung proyek borongan atau barang, maka kontraktor harus melampirkan fotocopy surat pembelian.


Persyaratan teknis yang bisa menyatakan bahwa anda, calon Kontraktor atau konsultan lulus, diantaranya :


1. Metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan.

2. Tidak melampui batas waktu pengerjaan atau penyerahan barang yang telah ditetapkan.

3. Jumlah peralatan, Jenis, kapasitas dan komposisi disediakan sesuai dengan keteapan.

4. Spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam  dokumen penyediaan barang dan jasa.

5. Pengalaman perusahan yang harus diuraikan dengan jelas.

6. Untuk pengadaan barang dan jasa lainnya, spesifikasi teknis barang yang ditawarkan harus sesuai dengan dokumen penyediaan barang dan jasa.

7. Personel inti ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditentukan, serta posisinya sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan.

8. Identitas barang dan jasa lainnya yang ditawarkan tercantum dengan lengkap dan jelas.

9. Pekerjaan yang disubkontrakkan sesuai dengan yang diajukan.

10.Jumlah barang dan jasa lainnya tidak kurang dari jumlah yang ditetapkan.

11. Memenuhi syarat lainnya sesuai dengan ketentuan.


Baca Juga Informasi tentang Tender Proyek Konstruksi


  • Cara Membuat Proposal Proyek 2
  • Hubungan antara Owner, Kontraktor, dan Konsultan
  • Paket Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
  • Strategi Mempercepat Jadwal Proyek Konstruksi
  • Apa Itu Dinding Diaphragma ?
  • Apa Itu King Post ?
  • Apa Itu Lumpur Bentonite ?
  • Bentuk Kontrak Konsultan Manajemen Proyek
  • Bidang Keahlian Konsultan Manajemen Proyek
  • Cara Membuat Proposal Proyek
  • Cara Pembuatan Basement
  • Cara Pengadaan Konsultan
  • Cara Penyusunan Kontrak Proyek
  • Definisi Lingkup Proyek Manajemen Konfigurasi
  • Definisi dan Contoh WBS SRK Proyek
  • Desain Engineering
  • Dokumen Kontrak dan Paket Lelang
  • Ekspedisi Transportasi Koordinasi Proyek
  • Etika dan Peraturan Tender Proyek
  • Faktor Keruntuhan Dinding Galian Tanah
  • Fungsi Manajemen dalam perusahan Konstruksi
  • Hubungan antara Engineering, Pengadaan, dan Konstruksi
  • Jasa Kontruksi dalam Kegiatan Proyek
  • Jasa dan Lingkup Kerja Kontraktor
  • Jenis Kontrak Hasil Penunjukan Langsung
  • Jenis Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa
  • Jenis Pekerjaan Konsultan Manajemen Konstruksi
  • Kemampuan Manajemen Dalam Perusahan
  • Kepenyeliaan, Perencanaan, dan Koordinasi dalam Proyek
  • Kerangka Acuan Kerja TOR
  • Kerja Sama BOT BUILD Operate Transfer
  • Keselamatan Kerja Konstruksi
  • Klarifikasi Akhir Tanda Tangan Kontrak
  • Konsultan Manajeman Proyek
  • Kriteria Seleksi Peserta Lelang Tender Proyek
  • Lingkup Kegiatan Desain Konstruksi
  • MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  • Manajemen Penjadwalan dan Pengendalian biaya dalam proyek Konstruksi
  • Memantau Proses Produksi Manufaktur
  • Membuat Histogram Tenaga Kerja
  • Memilih Jenis Kontrak Proyek Konstruksi
  • Menerima, Meneliti, dan Mengkaji Proposal
  • Metode Konstruksi : Retaining Wall
  • PT. Hutama Karya pada Proyek Jalan Tol
  • PT.Waskita Karya Pelaksana Proyek Tol Bali
  • Paket Leleng Tender Konsultan Proyek
  • Panitia Tender Proyek Konstruksi
  • Pekerja Langsung versus Subkontraktor
  • Pelaksanaan Desain Engineering
  • Pelaksanaan Proyek Sistem De-watering
  • Pemilihan Peserta Tender Proyek Konstruksi
  • Pengadaan Material dan Subkontraktor
  • Pengelolaan Alat-Alat Konstruksi
  • Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  • Pengenalan Jumping Form
  • Pengenalan Proyek Konstruksi
  • Pengenalan Slip Form
  • Pengertian Fungsi Manajemen Proyek Kontruksi
  • Pengertian Tender Proyek Konstruksi
  • Pengertian atau Defenisi Manajemen
  • Penggunaan Form Work Khusus
  • Penggunaan Pondasi Barrette Pile
  • Peranan Pemilik dan Jenis Kontrak
  • Peranan dan Kerjasama para Pesera proyek
  • Peranan dan Tugas Pemilik Proyek
  • Peraturan Usaha Jasa Konstruksi
  • Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek
  • Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work
  • Perkiraan Tenaga Kerja Periode Puncak
  • Perkiraan Biaya Proyek
  • Persyaratan Mengikuti Tender Proyek Konstruksi
  • Pola Kerja Dinding Diaphragma
  • Produk Kerja Antara dan Akhir
  • Produktivitas Tenaga Kerja dalam Proyek
  • Profil Produktivitas Tenaga Kerja Proyek
  • Proses Pelaksanaan Tender Proyek
  • Proses Pemilihan Kontraktor Proyek
  • Proses Seleksi dan Pembentukan Kontrak Proyek
  • Proyek Underpass Simpang Dewa Ruci Bali.
  • Quality Control Pekerjaan Jalan
  • Rancangan Kontrak Proyek Konstruksi
  • Rencana Anggaran Biaya dan Program Kerja
  • Siapa Saja yang bisa Ikut Tender ?
  • Sistem Pembangunan Konvensional/Down-up
  • Sistem Pembangunan Modern/ Top And Down
  • Sorotan Khusus Kontrak Proyek Konstruksi
  • Strategi Manajemen dalam Perusahan Konstruksi
  • Subkontraktor Dalam Proyek Konstruksi
  • Teknologi Form Work
  • Tenaga Kerja Langsung dan Borongan
  • Tingkatan Manajemen dalam Perusahan
  • Tujuan dan Fungsi Peserta Proyek
  • - See more at: http://kampus-sipil.blogspot.com/p/blog-page_27.html#sthash.BVSFOKO5.dpuf
    1. Evaluasi Penawaran Peserta Lelang Proyek
    2. Tahap Penilaian Kelengkapan Administrasi Tender
    3. Proses Seleksi dan Pembentukan Kontrak
    4. Proses Pemilihan Kontraktor Proyek
    5. Proses Pelaksanaan Tender Proyek
    6. Persyaratan Mengikuti Tender
    7. Peranan Pemilik dan Jenis Kontrak
    8. Peranan dan Kerja Sama para Peserta Tender
    9. Pengertian Tender Proyek Konstruksi
    10. Pemilihan Peserta Tender Proyek Kontruksi
    11. Kriteria Seleksi Peserta Lelang Tender Proyek
    12. Dokumen Kontrak dan Paket Lelang
    13. Cara Penyusunan Kontrak Proyek
    14. Etika dan Peraturan Tender Proyek
    15. Paket Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
    16. Rencana Kerja Panitia Proyek
    17. Tahap Kualifikasi dalam Tender Proyek
    18. Tahapan Pelelangan Tender Proyek
    19. Tahap Pembukaan Pelelangan Tender Proyek 
    20. Sistem Pembukaan Dokumen Penawaran



    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
    Judul: Tahap Penilaian Teknik dalam Tender
    Ditulis oleh Taufick Max
    Rating Blog 5 dari 5
    Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/06/tahap-penilaian-teknik-dalam-tender.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
    Share on :

    0 komentar:

    Posting Komentar

    MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

    Materi Populer