Desain Engineering

Posted by Taufick Max Kamis, 30 Mei 2013 0 komentar
Share on :

Desain Engineering

Desain Engineering Kontruksi
Desain Engineering- Perihal metodologi engineering system, yang berkaitan dengan proses mewujudkan gagasan menjadi kenyataan, maka desain-engineering dilaksanakan dengan wawasan totalitas system, yaitu dengan memperhatikan efektifitas system menyeluruh sampai pada operasi dan pemeliharaan. Seperti halnya menyusun perkiraan biaya dan jadwal, desain-engineering dilakukan dengan pendekatan setahap demi setahap,mulai dari desain konseptual, pendahuluan, dan terinci.

Desain Konseptual

Desain ini dilakukan pada waktu studi kelayakan, merumuskan garis besar dasar perkiraan teknis mengenai system yang akan diwujudkan, dan mengemukakan sebagai alternative, yang di dasarkan, untuk di kaji lebih lanjut mengenai aspek ekonomi, pemasaran, dan lain lain.

Desain Pendahuluan

Pada tahap ini, diletakan dasar dasar pokok desain-engineering, dalam arti segala sifat atau fungsi pokok dari produk atau instalasi hasil proyek sudah ahrus dijabarkan, termasuk menentukan proses yang akan mengatur masukan material dan energy untuk konversi menjadi produk yang diinginkan. Tugas penting dari desain pendahuluan adalah memberikan besaran kuantitatif dari berbagai parameter, sehingga dapat dipakai untuk menyusun perkiraan biaya dengan akurasi yang lebih baik. Pada tahap ini, dilakukan pengecekan ulang dan mengkomfirmasikan masalah fungsi, kualitas, keserasian, dan keindahan dari segi arsitektur dan persyaratan pelestarian lingkungan.

Desain Terinci

 

Di sini desain mencapai taraf penyusunan deskripsi lengkap dari aspek engineering perihal produk yang hendak di buat, atau intalasi yang hendak di bangun. Jadi, spesifikasi dan criteria telah diperhatikan sepenuhnya, seperti dimensi, tat letak, bentuk, elevasi, toleransi, kualitas material, termasuk proses pabrikasi atau instalasi.

Faktor yang Menentukan Desain-Engineering

Kegiatan desain-engineering proyek, dari konseptual sampai terinci, mempunyai satu tujuan pokok, yaitu memenuhi fungsi produk atau instalasi. Kegiatan ini melibatkan berbagai parameter dan pertimbangan. Tentu saja gambaran keseluruhan dari segi ekonomi dan finansial akan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan. Pengembangan dan penentuan kinerja yang memperlihatkan sejauh mana fungsi yang direncanakan telah dipenuhi. Proses ini merupakan masalah kritis pada kegiatan desain-engineering. Dalam rangka memenuhi fungsi ini, aspek aspek yang lebih luas ahrus ikut diperhatikan, seperti reliability, constructability, dan maintainability.

Dalam pada itu, faktor faktor seperti keharusan menerapkan prinsip prinsip engineering, aman (safe) untuk dioperasikan, dan dapat diterima dari segi kelestarian lingkungan, akhirnya akan berpengaruh terhadap besar kecilnya biaya proyek atau investasi. Prinsip engineering di sini hubungan dengan pemenuhan standar tertentu, seperti ASTM, dan ASME yang secarah luas telah diterima di kalangan industry. Dengan demikian, standar standar tersebut dipakai sebagai standar minimal yang harus dicapai. Adapun sala satu standar untuk safety dan kesehatan adalah OSHA (Occupational Safety Health Administration).

Lingkup Desain-Engineering

Sebagian dari lingkup desain engineering, yaitu desain-engineering konseptual dan pendahuluan telah dimulai pada studi kelayakan dan tahap PP/Definisi. Dalam implementasi fisik pekerjaan tersebut dilanjutkan sampai menghasilkan produk berupa spesifikasi, kriteria, serta gambar-gambar untuk pembelian atau pemesanan, manufaktur peralatan, dan gambar cetak-biru konstruksi. Kegiatan ini disebut desain-engineering terinci (detailet design-engineering). Produk yang dihasilkan bertumpu pada keseimbangan dalam memadukan antara prinsip desain-engineering dengan faktor-faktor ekonomi. Hal ini berarti perancang harus selalu mengikuti perkembangan analisis ekonomi, agar mengetahui sejauh mana kiranya kendala aspek ekonomi mempengaruhi spesifikasi dan kriteria yang hendak disusun.

Kegiatan desain-engineering terinci dikerjakan di kator pusat proyek, meliputi:


•Meletakkan dasar criteria desain-engineering ;
•Mengumulkan data teknis yang diperlukan untuk desain, yang sering kali harus berdasarkan survei lapangan untuk mendukungnya;
•Membuat spesifikasi material;
•Membut desain proses dan desain-engineering mekanikal;
•Merancang gambar-gambar untuk pabrikasi struktur instalasi, pabrikasi pipa, pekerjaan pondasi, dan lain-lain;
•Membuat spesifikasi dan kriteria peralatan, misalnya turbin penggerak, generator listrik, ketel uap, kompresor, dan lain-lain. Spesifikasi ini diperlukan untuk memesan peralatan tersebut kepada perusahaan manufaktur; serta
•Mengevaluasi dan menyetujui usulan desain dan gambar yang diajukan oleh perusahaan manufaktur;
•Menyiapkan pengajuan keperluan material (MR) untuk kegiatan pembelian;
•Membuat model bagi instalasi yang hendak dibangun dengan skala yang ditentukan;
•Membuat perkiraan biaya proyek;
•Membuat jadwal pelaksanaan proyek; dan
•Menyusun program jaminan mutu.

Produk-produk pekerjaan di atas dituangkan dalam bentuk catatan, gambar, dan model, yang akan menjadi salah satu patokan dalam kegiatan pembelian, manufaktur, dan konstruksi. Di sini dipakai asumsi bahwa kegiatan manufaktur peralatan diserahkan dan dipesan kepabrik yang telah biayasa mengerjakan pembuatan peralatan serupa.

Filosofi Desain

Filosofi desain bermaksud merumuskan batasan-batasan pada desain-engineering, setalah mempertimbangkan aspek ekonomi dan kebijakan pihak pemilik proyek. Terdapat hubungan yang erat antara biaya dengan proyek dengan filosofi desain. Pada umumnya, usaha meningkatkan faktor-faktor efisiensi, keandalan, reliabilitasi, dan fleksibilitasi operasi dan pemeliharaan produk atau instalasi, akan meningkatkan biaya proyek.

Mengingat besarnya pengaruh filosofi desain terhadap biaya proyek dan kelangsungan pekerjaan-pekerjaan desain-engineering, maka dalam hal ini, pemilik harus sudah memutuskan alternative mana yang akan dipilih pada awal tahap PP/Definisi.

Sumber : Manajemen Proyek Imam Soeharto

Baca Artikel Lain di Bawah ini :
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Desain Engineering
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/05/desain-engineering.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer