Produk Kerja Antara dan Akhir

Posted by Taufick Max Rabu, 29 Mei 2013 0 komentar
Share on :

Produk Kerja Antara dan Akhir 

Dalam menjalankan tugas dan perannya, pemilik sering harus memberikan persetujuan atas Usulan maupun hasil kerja kontraktor. Persetujuan yang diberikan dapat berkenaan dengan produk kerja antara atau produk kerja akhir.

Produk kerja antara adalah berupa hasil hasil perhitungan engineering, gambar kerja konstruksi dan tabulasi penawaran hasil lelang. Sedangkan contoh produk kerja akhir adalah suatau bagian unit intalasi yang telah mengalami inspeksi akhir dan uji coba operasi secara memuaskan.

Secara umum, persetujuan yang diberikan oleh pemilik terhadap produk kerja antara berbeda bobotnya dengan produk kerja akhir. Pada produk kerja antara, bukan berarti pemilik terikat atau bertanggung jawab atas kebenaran atau keandalan produk antara tersebut untuk penggunaan selanjutnya. Contohnya adalah kegiatan pemilik dalam meneliti dan memeriksa gambar konstruksi yang di siapkan oleh kontraktor.

Setelah pemilik menyatakan persetujuannya  atas produk antara ini, bukan berarti pemilik bertanggung jawab bila terjadi kesulitan dalam pengetesan dan uji coba, yang disebabkan kesalahan gambar konstruksi tersebut.

Untuk medapatkan gambar yang lebih jelas atas masalah seperti ini, dan menjaga agar tanggung jawab keberhasilan pekerjaan yang telah diserahkan kepada kontraktror tetap sepenuhnya berada di tangannya, maka dalam kontrak EPK yang lengkap dicantumkan pasal sebagai berikut.

“meskipun pemilik telah diberikan persetujuan atas aspek tertentu dari pekerjaan gambar desain-engineering, tetapi tindakan ini bukan berarti pemilik membebaskan kontraktor dari tanggung jawabnya terhadap kebenaran atau keandalan pekerjaan tersebut”

Adanya pasal seperti contoh di atas, akan memberikan kejelasan kepada masing masing pihak tentang batasan wewenang dan tanggung jawab.

Mitra Kerja Bukan Penyelia

Dari uraian di atas yang mejelaskan tujuan, lingkup dan tnggung jawab pemilik, dapat disimpulkan suatu pengertian tentang sejauh mana peranan pemilik dalam tahap pembangunan proyek, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan kontraktor. Yaitu  suatu peranan yang bersifat sejajar dan ditentukan oleh semangat mitra kerja yang sederajat dalam rangka mencapai sasaran bersama.

Dalam pelaksanaan teknis pembangunan proyek, pemilik memberikan batasan dalam bentuk criteria dan spesifikasi, dan menyerahkan kepada kontraktor untuk menggunakan kecakapan, pengalaman, dan metode yang menurut pendapatnya paling baik guna mewujutkan sasaran proyek. Jadi, dalam konteks ini, pemilik bukan bertindak sebagai penyelia yang dapat menjurus pada pengendalian sebagai tanggung jawab pelaksanaan teknis pekerjaan dari kontraktor kepada pihak pemilik.

Dengan semikian, tanggung jawab tunggal atas teknis penyelenggaraan proyek tetap berada ditangan kontraktor, sedangkan pihak pemilik melakukan tindakan tindakan untuk menyakinkan bahwa tugas dan tanggung jawab kontraktor dilaksanakan secara memuaskan.

Baca Artikel Lain di Bawah ini :
  1. Cara Membuat Proposal Proyek 2
  2. Paket Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
  3. Strategi Mempercepat Jadwal Proyek Konstruksi - New !!
  4. Bentuk Kontrak Konsultan Manajemen Proyek - New !!
  5. Bidang Keahlian Konsultan Manajemen Proyek
  6. Tujuan dan Fungsi Peserta Proyek
  7. Peranan dan Tugas Pemilik Proyek
  8. Dokumen Kontrak dan Paket Lelang
  9. Etika dan Peraturan Tender Proyek
  10. Faktor Keruntuhan Dinding Galian Tanah
  11. Fungsi Manajemen dalam perusahan Konstruksi
  12. Jasa Kontruksi dalam Kegiatan Proyek
  13. Jasa dan Lingkup Kerja Kontraktor
  14. Jenis Kontrak Hasil Penunjukan Langsung
  15. Jenis Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa
  16. Jenis Pekerjaan Konsultan Manajemen Konstruksi - New !!
  17. Kemampuan Manajemen Dalam Perusahan
  18. Klarifikasi Akhir Tanda Tangan Kontrak - New !!
  19. Konsultan Manajeman Proyek - New !!
  20. Kriteria Seleksi Peserta Lelang Tender Proyek - New !!
  21. MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  22. Paket Leleng Tender Konsultan Proyek - New !!
  23. Panitia Tender Proyek Konstruksi
  24. Pengertian Fungsi Manajemen Proyek Kontruksi - New !!
  25. Proses Pelaksanaan Tender Proyek
  26. Proses Pemilihan Kontraktor Proyek
  27. Hubungan Antara Owner dan Kontraktor
  28. Rancangan Kontrak Proyek Konstruksi
  29. Rencana Anggaran Biaya dan Program Kerja
  30. Hubungan Antara Owner, Kontraktor, dan Konsultan


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Produk Kerja Antara dan Akhir
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/05/produk-kerja-antara-dan-akhir.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer