Pengenalan Slip Form

Posted by Taufick Max Jumat, 08 Maret 2013 0 komentar
Share on :

Pengenalan Slip Form

Pengenalan Slip Form

Jika selemnya kita telah membahas tentang Pengenalan Jumping Form maka pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Slip Form keduanya merupakan Form Work bergerak Vertikal yang memudahkan pelaksanaan proyek konstruksi pda bangunan lantai tinggi. seperti halnya pada jumping form, tidak tergantung pada tingginya bangunan. kita tidak memerlukan perancah yang dipasang dari dasar bangunan sampai pada ketinggian bangunan.

Berbeda dengan Jumping Form, dimana pengecoran dilakukan tahap demi tahap dengan tinggi pengecoran 3 s/d 4 meter, dan pengecoran dilakukan ketika beton bagian dinding dibawahnya sudah mengeras, maka pada slip form, form work akan dipindahkan ( Digeser ) ke ketinggian berikutnya pada jangka waktu singkat, pengecoran dilakukan tanpa menunggu beton untuk mengeras. Pekerjaan secara sistematis dilakukan tanpa terhenti sampai mencapai ketinggian yang diinginkan.

Bagian-bagian dari Slip Form

Bagian bagian Slip Form

Metode Konstruksi Slip Form

Fungsi Slip Form

- Bagian Kulit dari Form Work, yang terbuat dari plywood ataupun pelat baja, dengan tinggi kurang lebih 1,20 M dan ditopang oleh balok kayu.
-Karena Proses penggeseran dari form work, maka untuk memikul tekanan lateral beton plastis tidak digunakan form tie. tekanan lateral akan dipikul oleh rangka baja yang sangat kuat dan kokoh. rangka baja ini dipasang pada jarak 1,50 m sampai 2,50 M.
- Proses pergerakan vertikal dari slip form dilakukan dengan bantuan dongkrak dan batang penopang.
- Dongkrak menjadi satu dengan rangka baja dan mentransfer semua beban pada batang penopang.

Tahap pelaksanaan penggunaan Slip Form

Penggunaan Slip Form

- Kecepatan penggunaan Slip Form adalah Minimal 15 cm/jam dan rata-rata 20 Cm-30 Cm/jam
Bila kecepatan rata-rata adalah 20 cm/jam dan tinggi bagian kulit Slip Form adalah 120 cm, maka pada waktu 6 jam ada bagian beton yang sudah terekspose. Jadi Mix Design Beton harus dibuat sedemikian rupa sehingga pada umur 6 jam beton sudah harus cukup kuat untuk dalam kondisi tanpa form work.

- Penulangan, pengecoran dam penggeseran form work berjalan bersama, untuk itu diperlukan tim pelaksana yang solid.

- Perlu tindakan melindungi beton yang masih sangat muda, yaitu mencegah penguapan air, maka diperlukan penyemprotan untuk melapisi permukaan beton dengan bahan pelindung.

- Pada saat penggetaran beton, alat Vobrator jangan sampai menyentuh tulangan yang ada.

Kelebihan Penggunaan Slip Form

Kelebihan Slip Form

 

- Konstruksi Beton seperti Silos, Cerobong asap, Menara, Gedung, Pier Jembatan, dan lainnya dapat dibangun di bangun dengan Teknik Slip Form.

- Diameter maupun ketebalan dinding dapat diatur ketika konstruksi bertambah tinggi.

- Setelah Instalasi Unit Slip Form selesai, dalam 24 jam dapat dicapai tinggi pengecoran 6 sampai dengan 9 meter. sehingga konstruksi dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

- Pengecoran dilakukan secara Kontinu dibawah pengawasan yang ketat oleh insinyur yang berpengalaman (Spesialis)

- Prosedur operasi dilakukan dengan tingkat keamanan yang tinggi

- Hasil pengecoran terlihat rapi.

Demikianlah pembahasan tentang Slip Form, semoga bermanfaat. Jika ada Kritik dan masukannya silahkan berkomentar dibawah ini.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

  1. Kontraktor
  2. Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work - New !!
  3. Teknologi Form Work - New !!
  4. MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  5. Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  6. Benarkah Baja Ringan Ramah Lingkungan..?
  7. Besi Baja
  8. Jalan Baja : Rel Kereta Api - New !!
  9. Membeli Material Baja Ringan
  10. Pengenalan Jumping Form - New !!
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pengenalan Slip Form
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/03/pengenalan-slip-form.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer