Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek

Posted by Taufick Max Sabtu, 01 Juni 2013 0 komentar
Share on :

Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek

Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek- Setelah disebutkan sebelumnya bahwa langka pertama dalam pengelolaan biaya proyek adalah membuat perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan sumberdaya, baik berupa sumber daya manusia maupun bukan sumber daya manusia, seperti material dan peralatan. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan perencanaan sumber daya adalah proses mengidentifikasi jenis dan jumlah sumber daya sesuai jadwal keperluan yang telah ditetapkan.

Tujuan perencanaan tersebut adalah mengusahakan agar sumber daya yang dibutuhkan tersedia tetap pada waktunya, tidak boleh terlalu awal atau terlambat, karena keduanya merupakan sumber pemborosan.

Pada Kesempatan ini kita akan membahas topic tersebut di atas, yakin mencakup  produktivitas tenaga kerja, perkiraan tenaga kerja periode puncak, perkiraan tenaga lapangan dan engineering, serta perencanaan sumber daya non-SDM.

Di samping itu, juga disajikan beberapa data dan grafik hasil penelitian G. J. Ritz, J. A. Bent, dan A. E. Kerridge yang erat relevansinya dengan perkiraan jumlah tenaga kerja proyek.
 

Jumlah Tenaga kerja

 

Secara teoritis, keperluan rata rata tenaga kerja dapat dihitung dari total lingkup kerja proyek yang dinyatakan dalam jam-orang atau bulan-orang dibagi dengan kurun waktu pelaksanaan.

Perhitungan ini akan menghasilkan garis lurus seperti terlihat pada gambar23-1. Garis vertical menunjukan jumlah tenaga kerja, dan garis horizontal menunjukan kurun waktu pelaksanaan. Jadi, misalnya total lingkup proyek sebesar 7.700 bulan-orang, dan kurun waktu penyelesaian proyek 22 bulan, maka rata rata keperluan tenaga kerja adalah 7.700 / 22 = 350 orang.

Hitungan sederhana di atas tentu tidak sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya, karena akan timbul pemborosan dengan mendatangkan sekaligus 350 tenaga kerja pada awal proyek, mengingat pada saat itu belum cukup tersedia pekerjaan untuk mereka. Pekerjaan konstruksi menunggu material hasil kegiatan pembelian, sedangkan pembelian baru bias dimulai bila paket yang disiapkan oleh ahli desain-engineering telah selesai.

Selain itu, hasil guna tenaga kerja umunya berbeda beda. Oleh kerena itu, untuk merencanakan tenaga kerja proyek yang realities perlu diperhatikan bermacam macam faktor, di antaranya yang penting adalah seperti berikut ini.

1.Produktivitas tenaga kerja.
2.Tenaga kerja periode puncak (peak).
3.Jumlah tenaga kerja kantor pusat.
4.Perkiraan jumlah tenaga kerja konstruksi di lapangan.
5.Meratakan jumlah tenaga kerja guna mencega gejolak (fluctuation) yang tajam.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/06/perencanaan-sumber-daya-manusia-proyek.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer