Perencanaan : Identifikasi Daerah Pelayanan

Posted by Taufick Max Rabu, 10 April 2013 0 komentar
Share on :

Perencanaan Angkutan Umum : Identifikasi   Daerah Pelayanan 

Hai Apa Kabar ?

 

Sebelumnya terima kasih buat teman-teman yang sampai saat ini selalu mengunjungi Blog ini. Blog ini memang dibuat khusus membahasa masalah-masalah yang berhubungan dengan ketekniksipilan. nah pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Transportasi Darat, yaitu Perencanaan Angkutan Umum di bagian pertama yaitu Identifikasi Daerah Pelayanan.
 
Dalam suatu perencanaan rute, daerah pelayanan terkadang telah ditentukan sebelumnya, yakni berdasarkan pada hasil perencanaan sistem jaringan rute. Untuk kasus seperti ini maka tidak diperlukan lagi identifikasi daerah pelayanan.

Di lain pihak, jika belum ada perencanaan sistem jaringan rute, terkadang daerah pelayanan juga telah ditentukan sebelumnya, yaitu berdasarkan permintaan masyarakat luas, baik melalui permintaan secara formal, maupun tidak formal, melalui surat pembaca di koran misalnya. Untuk kasus seperti ini, maka perlu dilakukan kajian lebih lanjut, atau dengan kata lain identifikasi daerah pelayanan perlu dilakukan.

Kasus yang sering terjadi adalah bahwa belum ada sama sekali rencana pengembangan sistem jaringan rute dan juga tidak ada permintaan dari anggota masyarakat, tetapi pihak perencana merasa bahwa memang diperlukan suatu rute baru. Untuk kasus seperti ini, maka diperlukan identifikasi daerah pelayanan secara lengkap.

Dalam melakukan identifikasi daerah pelayanan, faktor utama yang harus diperhatikan adalah potensi travel demandnya. Hal ini perlu dilakukan mengingat bahwa pada dasarnya suatu rute angkutan umum diadakan untuk  mengantisipasi kebutuhan akan mobilitas masyarakat (travel demand). Dalam melakukan identifikasi potensi travel demand, hal  yang perlu paling awal perlu diperhatikan adalah karakteristik tataguna tanah dan juga interaksi ruang (spasial interaction) yang terjadi pada daerah yang ditinjau.

Ada dua tipe tata guna tanah yang perlu mendapat perhatian utama, yakni  tata guna tanah yang akan membangkitkan perjalanan (trip production) dan tata guna tanah yang akan menarik perjalanan (trip attraction).

Kedua jenis tata guna tanah ini harus ada dalam suatu rute, karena di satu pihak jenis yang pertama akan membangkitkan perjalanan atau menjadi asal dan perjalanan dan di lain pihak jenis yang kedua akan menjadi tujuan perjalanan, di mana untuk waktu yang berbeda kedua jenis itu akan berubah fungsi. Tata guna tanah yang akan menghasilkan atau membangkitkan perjalanan biasanya daerah perumahan, sedangkan tata guna tanah yang akan menarik perjalanan biasanya merupakan daerah perkantoran, industri, sekolah, dan daerah pertokoan.

Dari uraian di atas,  nampak bahwa identifikasi daerah pelayanan dapat dilakukan dengan rnelihat peta yang menggambarkan kondisi tataguna tanah secara lengkap. Daerah pelayanan sebaiknya bermula di daerah pinggiran kota, yang merupakan kosentarsi daerah pemukiman, dan berakhir atau melewati daerah pusat kota yang terdiri dari daerah daerah penarik perjalanan.

Antara kedua ujung tersebut,  jika mungkin merupakan daerah-daerah dengan tata-guna tanah yang cukup beragam, dan juga merupakan tataguna tanah yang diperkirakan mempunyai tingkat aktivitas yang tinggi.
Hasil dari tahapan ini adalah diperolehnya beberapa alternatif daerah pelayanan rute.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang Perencanaan : Identifikasi   Daerah Pelayanan   semoga bermanfaat. Jika ada yang salah mohon diberikan komentar dibawah ini.
 
 
Anda Bisa Membaca Artikel lain tentang Transportasi  dibawah ini. Jika anda suka mohon Like dan di Bagikan ke teman-teman  yang lain. Terima Kasih


  1. 10 Rel Kereta Api Terindah di Dunia
  2. Alat Transportasi
  3. Alat Transportasi : Angkutan Individu - New !!
  4. Bus Rapid Transit-Busway
  5. Jalan Baja : Rel Kereta Api
  6. Jalan Tol Pertama di Indonesia
  7. Katagori Angkutan Umum - New !!
  8. Kebijakan Pembangunan Transportasi Indonesia
  9. Kenapa Butuh Perencanaan Jalan Raya
  10. Kereta Api Perkotaan Indonesia
  11. Konsep Pengelolaan Angkutan Umum Di Perkotaan
  12. Lintasan Rute Angkutan Umum - New !!
  13. PT. Adhy Karya Pelaksana Jalan Tol Bali.
  14. PT. Hutama Karya pada Proyek Jalan Tol
  15. PT.Waskita Karya Pelaksana Proyek Tol Bali
  16. Panduan Moda Transportasi Indonesia
  17. Pengertian Angkutan Umum - New !!
  18. Pengertian Sistem Transportasi Indonesia
  19. Penggolongan Angkutan Umum - New !!
  20. Peranan Angkutan Umum - New !!
  21. Perbandingan Kereta Api Indonesia China
  22. Perencanaan Strategis Angkutan Umum - New !!
  23. Proses Evaluasi Angkutan Umum Indonesia
  24. Proyek Underpass Simpang Dewa Ruci Bali.
  25. Strategi Kebijakan Transportasi Angkot Bagian 2
  26. Strategi Kebijakan Transportasi Angkot 1
  27. Strategi Kebijakan Transportasi Umum
  28. Strategi Kebijakan Transportasi Umum 2
  29. Struktur Jaringan Rute Angkutan Umum - New !!
  30. Tipe Jaringan Rute Angkutan Umum - New !!
  31. Tipe Pelayanan Rute Angkutan Umum - New !!
  32. Transportasi Angkutan Umum Taksi


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Perencanaan : Identifikasi Daerah Pelayanan
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.com/2013/04/perencanaan-identifikasi-daerah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer