Tampilkan postingan dengan label Metode Konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Konstruksi. Tampilkan semua postingan

Penggunaan Form Work Khusus

Posted by taufick max Jumat, 08 Maret 2013 0 komentar

Penggunaan Form Work Khusus

Form Work Khusus Slip Form

Dari skema sistem Form Work, sistem yang banyak digunakan untuk bangunan tinggi adalah sistem bergerak arah vertikal, yaitu tipe Jumping Form dan Slip Form

Sebelum kita membahas secara detail, kita telaah terlebih dahulu tahapan pelaksanaan konstruksi beton untuk gedung tinggi beserta sirkulasi dari form work.

Sebagai contoh kita ambil denah tipikal dari satu gedung tinggi untuk perkantoran yang terdiri dari :

- Kolom pada keliling lantai
- Core Wall
- Slab ( Plat Lantai )
- Dinding Lift

Di Dalam daerah Core Wall, ditempatkan Utilitas gedung seperti tangga, toilet, lift, panel listrik, dan lainnya, sedangkan lantai diluar core wall adalah daerah yang akan disewakan.

Pelaksanaan pembangunan gedung tinggi dilaksanakan lantai per lantai, untuk itu sirkulasi form work harus direncanakan. sebagai contoh kita lihat denah tipikal dari gedung tinggi 31 lantai, dimana kita memerlukan form work lantai, kolom, core wall, dinding lift luar, dinding lift dalam

Dari strategi sirkulasi Form Work dapat dihitung jumlah set yang diperlukan untuk menyelesaikan gedung 30 lantai tersebut.

Pelat            2 Set
Kolom            1 Set
Core Wall        3 Set
Dinding lift Luar    3 Set
Dinding Lift dalam    1 Set

pelaksanaan pembangunan gedung tinggi lantai per lantai, ternyata tidak optimal. untuk mempercepat pelaksanaan maka teknik konstruksi dapat dilakukan dengan strategi dibangunnya terlebih dahulu core wall, mendahului pengecoran kolom keliling dan pelat lantai. setelah core wall sudah mencapai ketinggian 5 s/d 10 lantai, baru pengecoran lantai mengikutinya.

Keuntungan dari metode pelaksanaan ini adalah :

Form Work Khusus Jumping Form
Form Work untuk core wall cukup disediakan satu set, karena form work bisa langsung (1 hari ) dibongkar ( tidak terhalang oleh form work pelat) dan dipindahkan ke lantai berikutnya.

dengan cepatnya selesainya core wall, maka pemasangan utilitas gedung (Lift, panel listrik, AHU) dapat segera dipasang, tanpa menunggu pekerjaan pelat lantai di daerah rental. terutama pemasangan lift dapat dipercepat, karena lift dapat dipasang bila ruang lift yang terletak dipuncak gedung sudah selesai.

Untuk pelaksanaan ini dipergunakan sistem Form work bergerak vertikal, yang terdiri dari 2 jenis, yaitu Jumping Form dan Slip Form. untuk lebih jelasnya Baca Pengenalan JUMPING FORM dan SLIP FORM


Sumber : Bahan Kuliah Metode Konstruksi. Prof. Dr.Ing. Harianto Hardjasaputra.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

  1. Kontraktor
  2. Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work - New !!
  3. Teknologi Form Work - New !!
  4. MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  5. Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  6. Benarkah Baja Ringan Ramah Lingkungan..?
  7. Pengenalan Slip Form - New !!
  8. Jalan Baja : Rel Kereta Api - New !!
  9. Membeli Material Baja Ringan
  10. Pengenalan Jumping Form - New !!

Baca Selengkapnya ....
Share on :

Pengenalan Slip Form

Posted by taufick max 0 komentar

Pengenalan Slip Form

Pengenalan Slip Form

Jika selemnya kita telah membahas tentang Pengenalan Jumping Form maka pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Slip Form keduanya merupakan Form Work bergerak Vertikal yang memudahkan pelaksanaan proyek konstruksi pda bangunan lantai tinggi. seperti halnya pada jumping form, tidak tergantung pada tingginya bangunan. kita tidak memerlukan perancah yang dipasang dari dasar bangunan sampai pada ketinggian bangunan.

Berbeda dengan Jumping Form, dimana pengecoran dilakukan tahap demi tahap dengan tinggi pengecoran 3 s/d 4 meter, dan pengecoran dilakukan ketika beton bagian dinding dibawahnya sudah mengeras, maka pada slip form, form work akan dipindahkan ( Digeser ) ke ketinggian berikutnya pada jangka waktu singkat, pengecoran dilakukan tanpa menunggu beton untuk mengeras. Pekerjaan secara sistematis dilakukan tanpa terhenti sampai mencapai ketinggian yang diinginkan.

Bagian-bagian dari Slip Form

Bagian bagian Slip Form

Metode Konstruksi Slip Form

Fungsi Slip Form

- Bagian Kulit dari Form Work, yang terbuat dari plywood ataupun pelat baja, dengan tinggi kurang lebih 1,20 M dan ditopang oleh balok kayu.
-Karena Proses penggeseran dari form work, maka untuk memikul tekanan lateral beton plastis tidak digunakan form tie. tekanan lateral akan dipikul oleh rangka baja yang sangat kuat dan kokoh. rangka baja ini dipasang pada jarak 1,50 m sampai 2,50 M.
- Proses pergerakan vertikal dari slip form dilakukan dengan bantuan dongkrak dan batang penopang.
- Dongkrak menjadi satu dengan rangka baja dan mentransfer semua beban pada batang penopang.

Tahap pelaksanaan penggunaan Slip Form

Penggunaan Slip Form

- Kecepatan penggunaan Slip Form adalah Minimal 15 cm/jam dan rata-rata 20 Cm-30 Cm/jam
Bila kecepatan rata-rata adalah 20 cm/jam dan tinggi bagian kulit Slip Form adalah 120 cm, maka pada waktu 6 jam ada bagian beton yang sudah terekspose. Jadi Mix Design Beton harus dibuat sedemikian rupa sehingga pada umur 6 jam beton sudah harus cukup kuat untuk dalam kondisi tanpa form work.

- Penulangan, pengecoran dam penggeseran form work berjalan bersama, untuk itu diperlukan tim pelaksana yang solid.

- Perlu tindakan melindungi beton yang masih sangat muda, yaitu mencegah penguapan air, maka diperlukan penyemprotan untuk melapisi permukaan beton dengan bahan pelindung.

- Pada saat penggetaran beton, alat Vobrator jangan sampai menyentuh tulangan yang ada.

Kelebihan Penggunaan Slip Form

Kelebihan Slip Form

 

- Konstruksi Beton seperti Silos, Cerobong asap, Menara, Gedung, Pier Jembatan, dan lainnya dapat dibangun di bangun dengan Teknik Slip Form.

- Diameter maupun ketebalan dinding dapat diatur ketika konstruksi bertambah tinggi.

- Setelah Instalasi Unit Slip Form selesai, dalam 24 jam dapat dicapai tinggi pengecoran 6 sampai dengan 9 meter. sehingga konstruksi dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

- Pengecoran dilakukan secara Kontinu dibawah pengawasan yang ketat oleh insinyur yang berpengalaman (Spesialis)

- Prosedur operasi dilakukan dengan tingkat keamanan yang tinggi

- Hasil pengecoran terlihat rapi.

Demikianlah pembahasan tentang Slip Form, semoga bermanfaat. Jika ada Kritik dan masukannya silahkan berkomentar dibawah ini.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

  1. Kontraktor
  2. Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work - New !!
  3. Teknologi Form Work - New !!
  4. MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  5. Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  6. Benarkah Baja Ringan Ramah Lingkungan..?
  7. Besi Baja
  8. Jalan Baja : Rel Kereta Api - New !!
  9. Membeli Material Baja Ringan
  10. Pengenalan Jumping Form - New !!

Baca Selengkapnya ....
Share on :

Pengenalan Jumping Form

Posted by taufick max 0 komentar

Pengenalan Jumping Form

Penggunaan Jumping Form
Jumping form adalah salah satu jenis Form Work yang bergerak vertikal yang digunakan pada pekerjaan proyek konstruksi gedung tinggi.

Untuk pengecoran dinding, dapat digunakan tipe jumping form untuk kedua sisi atau hanya satu sisi dinding.

Bagian-bagian dari Jumping Form

 

- Panel Form work dinding, yang dilengkapi dengan lantai kerja untuk pengecoran.
- Perancah/ struktur penunjang atau pemegang, yang dilengkapi lantai kerja untuk Finishing.


Konstruksi panel Form Work adalah seperti halnya form work dinding biasa, yang dilengkapi juga dengan perletakan untuk form tie. panel ini menjadi satu kesatuan dengan struktur penunjangnya. untuk memudahkan pemasangan dan pembongkarannya, panel terletak diatas roda dengan relnya, sehingga panel dapat didorong atau ditarik maju-mundur

Tower Crane

Fungsi jumping Form

Pengikatan/penempatan seluruh konstruksi Jumping Form pada bangunan dilakukan dengan menggunakan sistem pengakuran, yang terpasang pada bagian dinding ( bagian bawahnya ) yang sudah dicor. Angkur ini harus benar direncanakan dan dipasang sebelum bagian dinding tersebut dicor. Bentuk/sistem angkur dari tiap pabrik berbeda-beda, namun pada prinsipnya adalah sama.

Teknologi Form work Jumping Form


Untuk memindahkan Konstruksi Jumping Form, maka form work dilepaskan dari bagian pengangkurannya, kemudian diangkat dengan  menggunakan Tower Crane untuk dipindahkan ke bagian dinding diatasnya dan diikat pada ankur yang baru.

Penggunaan Jumping Form bisa untuk satu ataupun untuk kedua sisinya.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

  1. Kontraktor
  2. Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work - New !!
  3. Teknologi Form Work - New !!
  4. MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  5. Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  6. Benarkah Baja Ringan Ramah Lingkungan..?
  7. Besi Baja
  8. Jalan Baja : Rel Kereta Api - New !!
  9. Membeli Material Baja Ringan
  10. Pabrikasi Kuda - kuda Baja Ringan

 


Baca Selengkapnya ....
Share on :

Materi Populer