MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control

Posted by taufick max Selasa, 26 Februari 2013 0 komentar

MANAJEMEN PROYEK : Total Quality dan Manajemen Kontrol


Manajemen Proyek

Dalam Pelaksanaan pembangunan proyek baik besar maupun kecil, selalu diinginkan hasil dengan kualitas yang baik, yaitu :

Sistem Manajemen Kontrol PDCA

-Memenuhi spesifikasi yang diinginkan (Quality)
- Selesai tepat pada waktunya ( Delivery)
- Biaya yang serendah-rendahnya (Cost)
- Keamanan (Safety)


Untuk mencapai semua itu kita memerlukan suatu sistem pengawasan tersendiri yang disesuaikan dengan lingkup pekerjaan masing-masing, Sistem pengawasan ini disebut Total Quality Control (TQC), dengan harapan bahwa sistem ini akan menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik.

Perlu ditekankan pengertian total, yang menuntut kepada kita bahwa sistem ini harus mengikutsertakan semua unsur-unsur yang menunjang sistem ini, walaupun unsur tersebut merupakan bagian terkecil.

Ada 4 Komponen utama dalam Total Quality Control seperti yang sudah disebutkan diatas, Yaitu :


- Quality
- Delivery
- Cost
- Safety

Keempat komponen tersebut dalam TQC masing-masing saling berinteraksi. dan perlu diketahui bahwa keempat unsur tersebut harus seimbang, jika salah satu unsur tersebut terlalu besar ataupun kecil akan menyebabkan kegagalan dalam mencapai hasil tujuan yang baik, untuk itulah kita perlu mengadakan kontrol terhadap Q,C,D, dan S.

Untuk mencapai seperti yang inginkan tersebut maka dibutuhkanlah Management Control ( MC ) yang pada prinsipnya yaitu :

Management Control

 

- Manajemen Kontrol Pekerjaan Saat ini
- Manajemen Kontrol Perbaikan cara kerja yang sudah ada


Maksudnya bila saat ini kita bisa menyelesaikan pekerjaan selama 15 hari (Sesuai Schedule), hal itu bukanlah yang terbaik walaupun sesuai rencana, maka harus diadakan perbaikan kerja agar waktunya dapat dipersingkat, hal itu dilakukan terus berulang-ulang sampaikita menemukan waktu yang tersingkat yang masih memungkinkan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.


Setelah waktu tertentu, untuk meningkatkan hasil maka harus pula ditingkatkan Standard pengawasan, sehingga makin lama standar pengawasan yang dilakukan semakin meningkat.

Langkah-langkah yang diperlukan untuk manajemen kontrol yaitu :


- Perencanaan (Plan)
- Pelaksanaan (Do)
- Pemeriksaan (Check)
- Tindakan yang akan Diambil (Action )


Keempat langkah tersebut merupakan suatu langkah yang saling bergantung, sehingga merupakan suatu siklus yang berulang-ulang.

Syarat-syarat Langkah Manajemen Kontrol, Yaitu :

Manajemen Kontrol

- Perencanaan (Plan)
Terlebih dahulu rencanakan segala sesuatu berasarkan
* Guide Line dan tujuan
* Cara untuk dapat mencapai tujuan agar sepraktis mungkin

- Pelaksanaan (DO)
Untuk memulai pelaksanaan perhatikan beberapa syarata, yaitu :
* Cara pelaksanaan harus terperinci dan dapat dimengerti, untuk itu perlu suatu latihan maupu pendidikan terlebih dahulu.
* Pelaksanaan disesuaikan menurut apa yang telah direncanakan

- Pemeriksaan (Check)
Setelah mengerjakan apa yang telah direncanakan, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan pemeriksaan.
* Apakah cara sesuai dengan rencana
* Apakah hasil yang didapatkan sesuai dengan yang diharapkan
* Jika hasil tidak sesuai maka segera cari penyebabnya.

- Tindakan (Action )
Setelah dilakukan pemeriksaan maka selanjutnya adalah mengmbil tindakan
* Hasil yang jelek harus diperbaiki
* Perbaiki cara kerjanya

Selanjutnya adalah kembali ke Perencanaan (Plan) sehingga Siklus PDCA terus dilakukan berulang-ulang sampai didapatkan hasil yang Optimum

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

 



Baca Selengkapnya ....
Share on :

Kenapa Butuh Perencanaan Jalan Raya

Posted by taufick max Jumat, 22 Februari 2013 0 komentar

Kenapa Butuh Perencanaan Jalan Raya

Perencanaan Jalan Raya

Menurut fungsinya jalan-jalan raya itu dibagi dalam beberapa golongan yaitu:

- Jalan utama
- Jalan sekunder
- Jalan penghubung.

Jalan Utama

Adalah jalan raya yang digunakan untuk melayani lalu lintas kendaraan bermotor yang amat padat dan ramai, jalan utama ini menghubungkan kota besar satu sama lain dan menghubungkan kota besar dengan pusat -pusat produksi dan dengan pusat-pusat pelabuhan (laut, sungai, udara).

Jalan Sekunder

Adalah jalan raya yang digunakan untuk melayani lalu lintas kendaraan bermotor yang cukup padat dan cukup ramai antara kedua kota besar dengan kota lainnya yang lebih kecil dengan daerah-daerah di sekitarnya.

Jalan Penghubung

Adalah jalan raya yang menghubungkan dua jalan yang lebih besar dari pada jalan penghubung itu sendiri seperti jalan utama dengan jalan utama, jalan utama dengan jalan sekunder, jalan sekunder dengan jalan sekunder.

Menurut berat kendaraan yang lewat, jalan raya dibagi dalam beberapa golongan kelas yakni :

Geometrik Jalan Raya

Perencanaan Geometrik Jalan Raya
Perkerasan Jalan Raya

Perkerasan Jalan Raya

Jalan kelas I, Jalan kelas II A, II B, II C dan kelas III. Makin berat kendaraan-kendaraan yang melalui suatu jalan, makin berat pula syarat-syarat yang ditentukan untuk pembuatan jalan itu.

Aspal atau bitumen ialah suatu bahan yang penting sekali untuk pembuatan pengerasan jalan, fungsi aspal ialah sebagai bahan pengikat batu-batu satu sama lainnya, sebagai bantalan dan sebagai pelindung agar air tidak masuk ke dalam celah-celah batu.

Untuk pembuangan air di sepanjang jalan perlu dibuatkan parit-parit yang menampung air dan badan jalan, bila badan jalan terletak diatas tanah timbunan tidak perlu ada parit karena air sudah dengan sendirinya akan mengalir ke samping. Untuk tubuh jalan yang terbuat terutama dari penggalian harus dibuatkan saluran air yang disebut gorong-gorong.
Kerusakan jalan adalah suatu masalah yang sangat penting oleh karenanya maka perlu sekali mendapat perhatian dan di perhitungkan sebelumnya.

Jalan itu terus menerus dilalui oleh kendaraan-kendaraan, orang-orang dan hewan-hewan, maka pada suatu suatu waktu jalan menjadi rusak karena pengaruh lalu lintas, di samping kerusakan-kerusakan jalan yang di sebabkan oleh bencana alam: misalnya gempa bumi, tanah longsor dan cuaca.

Jalan-jalan yang rusak harus segera diperbaiki, kerusakan jalan yang berlangsung dengan berlarut-larut dan yang tidak segera diperbaiki akan menyebabkan biaya perbaikan dan bahan yang berlipat ganda karena akan semakin rusak dan naiknya bahan serta upah kerja.

Untuk memperbaiki permukaan jalan yang rusak karena adanya lubang-lubang yang dalam haruslah lubang-lubang itu diisi dengan batu-batu pecah hingga penuh, jika jumlah lubang-lubang itu sedikit maka batu-batu pecah yang di masukkan ke dalam lubang-lubang itu di padatkan dengan alat timris tangan, jika jumlah lubang-lubang itu banyak sekali sehingga meliputi permukaan jalan yang beratus-ratus meter panjangnya maka untuk memadatkan batu-batu pecah yang beratus-ratus meter panjangnya, maka untuk memadatkan jalan yang diisi batu pecah tersebut harus digunakan mesin penggilas. lubang yang akan ditambal harus dikerok dulu dinding-dindingnya sehingga berbentuk persegi atau persegi panjang dan kasar.

Batu-batu, pasir dan kotoran yang terdapat di dalam lubang-lubang harus dibuang hingga bersih. kalau perbaikan jalan itu sudah sangat besar maka sebelum mengadakan perbaikan jalan itu sudah sangat besar maka sebelum mengadakan perbaikan perlu sekali dibuat rencana perbaikan itu dilaksanakan perlu sekali diadakan pengawasan yang keras dan ketat.


Perencanaan Jalan Raya

Perencanaan Jalan Raya

Perencanaan Jalan Raya

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :


Cara Belajar Ilmu Teknik Sipil 
Cara Mudah Membuat Skripsi Teknik Sipil 

Baca Selengkapnya ....
Share on :

Alat-Alat Berat Konstruksi

Posted by taufick max 0 komentar

Alat-Alat Berat Konstruksi

Alat Berat

Alat Berat : Traktor

Traktor ialah suatu alat bermesin yang berguna sebagai tenaga penggerak alat-alat lainnya, misalnya sebagai sumber tenaga menarik, mendorong, sebagai tempat kedudukan dan sebagainya, untuk pengolahan tanah, meratakan, menggali, memotong tanah, bahan bakar yang digunakan adalah minya solar (motor diesel). Jenis traktor ada: traktor beroda ban karet, traktor beroda rantai ( krepyak)

Alat Berat : Buldozer

Buldozer ialah alat bermesin yang bekerja sebagai alat pendorong, gunanya adalah: membersihkan lapangan, merobohkan pohon, mencabut tonggak-tonggak, pemindahan pengurusan tanah dan meratakan tanah.

 Alat Berat : Loader

Loader memiliki bentuk yang hampir mirip dengan bulldozer namun bucket loader dapat diangkat dengan ketinggian tertentu dan digunakan sebagai alat pemuat. Loader dapat digunakan untuk material tanah yang telah terurai atau tidak keras
 

Mesin Penggilas/pemadat jalan/tanah

Digunakan untuk pembuatan jalan raya dan landasan kapal terbang, serta untuk pemadatan tanah macamnya bermacam-macam tergantung dari jenis pekerjaan dan di mana di pakainya.
Mesin gilas tandem

Gambar Alat-Alat Berat yang sering duigunakan dalam Proyek Konstruksi


Foto Alat Berat
Foto Foto Alat Berat

Operator Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat


Gambar Alat Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat
Gambar Alat Alat Berat

Gambar Alat Alat Berat



Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :


Cara Belajar Ilmu Teknik Sipil 
Cara Mudah Membuat Skripsi Teknik Sipil 


Baca Selengkapnya ....
Share on :

Jembatan Terpanjang di Dunia

Posted by taufick max 1 komentar

Konstruksi Jembatan Terpanjang di Dunia

Jembatan Suramadu
Lebar jembatan pada jembatan jalan raya tergantung pada kelas jalan yang melalui jembatan tersebut atau disesuaikan dengan perkembangan jalan di kemudian hari, perencanaan jenis kostruksi jembatan ini disesuaikan dengan bentangan yang sedia dengan kelas jalan, selain itu harus diperhatikan juga tentang faktor ekonomis.

Jenis tipe konstruksi jembatan Jalan raya adalah sebagai berikut

- Jembatan plat beton bertulang: mempunyai bentang lebar antara 5-6 meter
- Jembatan beton bertulang: bentang lebar jembatan mencapai 5-20 meter.
- Jembatan balok gabungan: bentangan antara 6-10 meter.
- Jembatan beton pratekan.
- Jembatan kereta api.
- Jembatan jalan desa.
- Jembatan hewan.
- Jembatan inspeksi pelayanan pintu.

Contoh Gambar Jembatan Jalan Raya

Struktur Jembatan

Desain Jembatan

Proyek Jembatan

Konstruksi Jembatan Terpanjang di Dunia

Jembatan Terpanjang Di Dunia Lake pontchartrain, 38.420 M  Amerika

Jembatan terpanjang di Dunia Seven-mile bridge, Panjang 10.887 M, Amerika

JEmbatan Terpanjang di Dunia King Fahd Causeway, Saudi Arabia

Jembatan Terpanjang di Dunia Bridge donghai, 32.500 M China

Jembtan terpanjang di Dunia Chesapeake Bay Bridge, Panjang 24.140 M, Amerika

Jembatan Terpanjang di Dunia Vasco da Gama bridge, Panjang 17.200 M, Portugal

Jembatan Terpanjang di Dunia Penang Bridge, Panjang 13.500 M, MAlaysia

Jembatan Terpanjang di Dunia Rio Bridge - Niteroi, Panjang 13.290 M, Brazil

Jembatan Terpanjang di Dunia Union Bridge, Panjang 12.900 M, Kanada

Jembatan Terpanjang di Dunia San Mateo - Bridge Hayoard, Panjang 11.265 M, Amerika

Foto Perencenaan Jembatan yang Lain

Pembangunan Jembatan terindah

Jalan dan Jembatan

Teknik Jembatan

Konstruksi Jembatan



Jembatan Tertinggi di Dunia

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :






Cara Belajar Ilmu Teknik Sipil 
Cara Mudah Membuat Skripsi Teknik Sipil 







Baca Selengkapnya ....
Share on :

Materi Populer